Catatan Nanaf: Gunung Semeru ata Penanggungan?
Dalam kisah India, pengadukan samudera menggunakan gunung Mandara dilakukan untuk mendapatkan air suci. Sementara dalam tradisi Jawa kuno, gunung Mandara atau Meru atau Himalaya di Jambudwipa (India) dipotong dan dibawa ke Jawadwipa. Ada dua anggapan tentang puncak suci gunung Meru yaitu Semeru dan Penanggungan.
Tantu Panggelaran
Pulau Jawa terombang-ambing di tengah laut. Batara Guru memerintahkan para Dewa, Bidadara, Resi, dan Gandarwa untuk memotong Gunung Mandaragiri yang ada di Jambudwipa (India). Hal ini bertujuan agar pulau Jawa menjadi stabil. Mereka pun berangkat dan segera memotong Gunung Mahameru di Jambudwipa. Gunung tersebut lalu diputar (diseret) ke tanah Jawa. Batara Wisnu menjelma menjadi naga sebagai tali dan Batara Brahma menjadi kura-kura untuk menyangga gunung. Di tengah perjalanan, gunung Mahameru mengeluarkan Kalakuta (air racun). Para dewa serta rombongan yang kehausan lalu meminumnya dan tewas seketika. Batara Guru memeriksa air racun tersebut dan meminumnya hingga lehernya menghitam. Sejak saat itu, Batara Guru dijuluki sebagai "Nilakanta". Batara Guru menatap Kalakuta hingga berubah menjadi Tirta Amerta (air suci). Air suci itu diwadahi dengan Cupu Manik atau Kamandalu kemudian disiramkan pada jasad rombongan para dewa. Mereka hidup kembali dan melanjutkan pekerjaannya. Sesampainya di Jawadwipa, potongan gunung diletakkan di bagian barat jawa. Namun, sisi timur jawa terangkat "jomplang". Gunung Mahameru dipotong kembali dan dibawa ke sisi timur jawa. Bagian-bagiannya berguguran dan menjadi gunung-gunung antara lain Arjuna, Wilis, dan lain-lain, hingga tersisa puncaknya yaitu Pawitra.
Semeru atau Penanggungan?
Ada anggapan bahwa kemuncak gunung yang dimaksud dalam Tantu Panggelaran adalah semeru. Apakah didasarkan pada kesamaan nama? Dan dalam Tantu Panggelaran disebutkan bahwa gunung Brahma menyangga Gunung Semeru supaya stabil. Apakah Bromo merupakan gunung Brahma yang dimaksud? Apakah dari sini memunculkan anggapan bahwa Semeru adalah kemuncak gunung Mahameru dari India?.
Sementara itu, Penanggungan disebut juga dengan Pawitra, sesuai dengan Tantu Panggelaran. Bukti penguat lainnya yaitu bahwa Penanggungan dikelilingi oleh 8 buah gunung kecil. Hal ini sesuai dengan konsep Asta dala, teratai berkelopak 8 yang dilambangkan sebagai para dewa dengan Siwa sebagai pusatnya. Selain itu, di lereng-lereng Penanggungan terdapat banyak peninggalan seperti candi-candi kuno dan petirtaan, menandakan bahwa Penanggungan disucikan dan seakan menjadi kiblat masyarakat pada masa itu.
-Menurut saya pribadi, lebih masuk akal pendapat bahwa Penanggungan adalah Mahameru yang dimaksud berdasarkan pemaparan diatas.
Sumber:
-Terjemahan Tantu Panggelaran oleh Kemdikbud
-Asisi Channel
Comments
Post a Comment