Catatan Nanaf: Ambigu Berita Prabu Brawijaya

Brawijaya dikenal sebagai raja terakhir Majapahit yang digulingkan oleh putranya sendiri, Raden Patah. Raden Patah adalah pendiri Kerajaan Demak. Begitulah menurut Babad Tanah Jawi. Sedangkan dalam Serat Kandha, ketika Majapahit diserang oleh Demak, Brawijaya beserta pengikutnya mengungsi ke Bali dan menolak berganti keyakinan ke Islam. Menurut Serat Darmogandul, Brawijaya saat dalam pelariannya dikejar oleh seorang Sunan yang kemudian berhasil mengislamkannya hingga membuat Sabdo Palon kecewa hingga melontarkan "sabdanya".

Di berbagai daerah di tanah Jawa terdapat situs-situs yang diyakini berhubungan dengan Brawijaya mulai dari makam hingga tempat moksanya. Dalam Serat Pararaton sebagai sumber sejarah kedua dari Majapahit setelah prasasti dan kitab Negarakertagama, nama Brawijaya sama sekali tidak di mention.

Brawijaya banyak dihubungkan dengan beberapa raja Majapahit antara lain:

- Dianggap sebagai Raja terakhir Majapahit. Ayah yang dikudeta oleh putranya sendiri, Raden Patah.

- Dikaitkan dengan Kertawijaya. Ditemukan sebuah makam pada masa pemerintahan Kertawijaya yang diduga adalah makam putri Campa, istri dari Brawijaya yang menganut Islam. Padahal Campa pada masa itu masih menganut aliran Siwa.

- Dianggap sebagai Bhre Kertabhumi atau Dyah Ranawijaya karena mereka raja terakhir Majapahit.

- Ada pendapat yang mengatakan bahwa Brawijaya itu gelar para raja Majapahit.

- Brawijaya merupakan pecahan dari Bra+Wijaya. Kebiasaan orang-orang Majapahit menyingkat sebutan misalnya Batara ring yang menjadi Bhre.

- Dihubungkan dengan laporan Suma Oriental Tome Pires yang menyebut Vojyaya. Vojyaya diyakini sebagai Batara Wijaya atau Brawijaya.

Babad Tanah Jawi ditulis 200 tahun setelah runtuhnya Majapahit. Sumber sejarah lebih utama dari prasasti dan kitab Negarakertagama yang ditulis sezaman serta sumber kedua yaitu serat Pararaton.

Dalam Babad Tanah Jawi disebut bahwa Brawijaya adalah raja terakhir Majapahit dengan patihnya yang bernama Gadjah Mada. Sedangkan sumber utama Majapahit mengatakan bahwa Gadjah Mada adalah Mahapatih di masa pemerintahan Jayawisnuwardhani, raja ketiga Majapahit.

Para sejarawan meragukan bahwa Brawijaya sebagai tokoh historis. Brawijaya adalah tokoh yang hanya eksis dalam karya sastra.


Sumber utama: Asisi Channel






Comments

Popular Posts